Ketapang

 

KETAPANG

 

Pohon ketapang di belakang kamarku menjulang tinggi

Daun-daunnya sebagian mulai melayu menguning

Beberapa hari panas begitu terik membakar kulit

Ketapang itu mengerti apa yang mesti dilakukan

Ketika alam meminta ketapang memberinya

Ketika panas ada yang mesti ditanggalkan

Daun kuning melayang meninggalkan induknya

Rebah di tanah mengering sebelum rubuh luruh

Ketapang tumbuh seolah ingin menggapai angkasa

Adakah yang tak menjadi bagian dari alam semesta?

Mungkinkah ada yang hidup di luar alam semesta?

Seperti ketapang aku ingin tumbuh bersama alam semesta

Seperti pohon ketapang yang mengerti kapan mesti memberi

Daun-daun kuning itu melayang dalam dendang alam semesta

Sebelum luruh menyatu dalam kehangatan bumi dimana ia tumbuh

 

Riwanto Tirtosudarmo

Tonjong Bogor Hari Raya Nyepi 19 Maret 2026

 

 

Baca juga: Di Ujung Malam Lailatul Qadar

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *