Penafsiran Ayat-Ayat Alquran tentang Lingkungan Hidup
Lingkungan hidup merupakan persoalan global. Padatnya jumlah penduduk, terbatasnya sumber daya alam, dan eksploitasi alam secara serampangan membawa kepada menurunnya kualitas lingkungan hidup.
Lingkungan hidup merupakan persoalan global. Padatnya jumlah penduduk, terbatasnya sumber daya alam, dan eksploitasi alam secara serampangan membawa kepada menurunnya kualitas lingkungan hidup.
Oleh: Dr. Rakeeman R.A.M. Jumaan*) Tidarislam.co- Berdasarkan beberapa Katalog Naskah yang Penulis miliki –yang ditulis oleh filolog Indonesia maupun Belanda dan filolog asing lainnya– terdapat cukup banyak terjemahan Al-Qur’an dalam bahasa Jawa. Terjemahan itu ada yang dalam aksara Arab (Pegon), Jawa (Carakan) dan Olandia (Latin). Lokasi penyimpanannya pun tersebar di beberapa kota [1], mulai dari…
Oleh: M. Raffin Althafullayya Ketika Zikir Alam Tidak Lagi Didengar Di suatu pagi yang penuh polusi, langit tampak murung dan burung-burung enggan berkicau. Laut menjerit oleh tumpahan minyak, tanah menangis oleh racun kimia, dan manusia khalifah yang seharusnya menjaga justru sibuk membangun menara keserakahan. Dunia modern seakan kehilangan “ruh”-nya. Kita berbicara tentang kemajuan, tetapi lupa…
Oleh: Yusuf Tidarislam.co- Sebuah Renungan dari Al-Furqan ayat 30. Allah Ta‘ala berfirman dalam Surah Al-Furqan (25) ayat 30: وَقَالَ ٱلرَّسُولُ يَـٰرَبِّ إِنَّ قَوْمِى ٱتَّخَذُوا۟ هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانَ مَهْجُورًۭا Wa qālar-rasūlu yā rabbi inna qawmīttakhazū hāżal-qur’āna mahjūrā Artinya: “Berkatalah Rasul: ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an ini sesuatu yang diabaikan (mahjura)’.” Ayat ini menggetarkan hati. Betapa…
Istilah rakyat dalam Al-Qur’an sering dikaitkan dengan istilah masyarakat. Secara garis besar rakyat merupakan sebutan untuk komunitas manusia
Oleh: Muhammad Nur Prabowo Setyabudi Tidarislam.co- Salah satu karakteristik dalam penafsiran al-Quran adalah menafsirkan al-Quran dengan pendekatan ilmiah. Penafsiran semacam ini menghasilkan corak atau karakteristik Tafsir Ilmi atau Tafsir Ilmiah. Imam Husein Dzahabi menjelaskan pengertian Tafsir Ilmi adalah: “penafsiran al-Qur’an dengan menggunakan istilah-istilah ilmiah untuk menjelaskan dan memberikan keterangan tentang makna di dalamnya, dan berupaya…
Barang kali, hanya di Indonesia saja produk-produk tafsir Alquran dikembangkan dengan berbagai bahasa dan aksara yang begitu beragam
Oleh: Muhammad Nur Prabowo Setyabudi Tidarislam.co- Hadirnya al-Quran dalam versi berbagai bahasa dunia sekarang ini merupakan buah dari proses panjang penerjemahan al-Quran. Kitab al-Quran diturunkan dan ditulis mula-mula dalam bahasa asli masyarakat Arab, yakni bahasa Arab, sebagaimana dinyatakan al-Quran sendiri beberapa kali (Q.S. Yusuf: 2; Q.S. Taha, 113; Q.S. Zumar: 28). Penerjemahan al-Quran kepada bahasa…
Oleh: Moch. Rafly Try Ramadhani Tentang Imam az-Zarkasyi Pakar ilmu al-Qur’an keturunan Turki ini memiliki nama asli Muhammad. Namun ada perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait nama ayahnya. Menurut pendapat Ibnu Hajar, Ibnu al-Ma’ad al-Hanbali, dan al-Maqrizi, nama ayahnya adalah Bahadur ibn Abdillah. Sedangkan al-Dawudi dan al-Suyuthi justru berpandangan sebaliknya, bahwa ayahnya bernama Abdullah ibn…
Lukisan ayat “Iqra” karya @Ahmad Labib Oleh: K.H. Husein Muhammad Sungguh menakjubkan dan mungkin dapat dipandang sangat aneh. Tuhan menurunkan Titah-Nya yang pertama dengan kata “Iqra” (Bacalah). Mengapa bukan “U’bud Rabbak” (Sembahlah Tuhanmu)? Bukankah tujuan utama agama adalah mengajak manusia untuk menyembah Tuhan? “Iqra“, secara literal bermakna “bacalah”. Lalu apakah yang dibaca oleh Nabi…